Ciri-Ciri Meterai Palsu

Bea Meterai adalah pajak yang dikenakan atas dokumen yang bersifat perdata dan dokumen untuk digunakan di pengadilan. Nilai bea meterai yang berlaku saat ini Rp. 3.000,00 dan Rp. 6.000,00 yang disesuaikan dengan nilai dokumen dan penggunaan dokumen.

Bea Meterai di Indonesia saat ini ada yang berupa benda meterai seperti perangko, ada juga yang berupa meterai teraan digital, yang penggunanya harus mendapatkan ijin dan prosedural khusus.

Penggunaan bea meterai yang paling populer yang dikenal adalah benda meterai yang seperti perangko. Meterai ini adalah produk dari Direktorat Jenderal Pajak, dicetak oleh Perum PERURI, dan dipasarkan secara resmi hanya oleh PT. POS Indonesia.

Meskipun begitu, tetap saja ada orang tidak bertanggung jawab yang memproduksi dan mengedarkan bea meterai tiruan atau palsu.

Tapi ga usah khawatir, karena sebenarnya cukup mudah mengenali perbedaan bea meterai yang asli dan yang palsu.

Dari segi warna dan layout, baik meterai yang palsu maupun tiruan nyaris terlihat sama. Namun kalau kita teliti lebih lanjut, ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok.

1) Meterai asli punya bahan serat yang akan berpijar kalau disinari lampu ultraviolet.

2) Meterai asli kalau diraba permukaannya akan terasa kasar, terutama dibagian tulisan METERAI TEMPEL dan angka nominal 6000. Kalau diraba dia terasa kasar. kalau meterai palsu akan terasa mulus2 saja. Yah,.. ga semuanya yang mulus itu baik.

3) Perhatikan motif roset atau bunga ungu di sebelah kiri bawah meterai. Pada meterai asli, cetakannya bertekstur dengan garis-garis yang tegas. Sementara meterai palsu, dia hanya membuat titik-titik melingkar yang tidak konsisten. Ada gambar motif sih, cuman dia ga bertekstur.

4) Sekarang, perhatikan bagian hologramnya. Baik meterai yang asli maupun yang palsu, sama sama berkilauan. Cuman pada meterai asli, cetakan tulisan yang melalui bagian hologram tetap tercetak dan terbaca dengan baik, sementara pada meterai palsu, cetakannya pudar.

5) Lihat bagian perforasinya, atau bagian gerigi tepinya. Meterai asli mempunyai perforasi yang rapih dengan jumlah titik dan jarak antar titik yang konsisten. Pada meetari asli yang saya beli, jumlah titik perforasi sisi atas dan sisi bawah adalah 19. Pada sisi samping kanan dari kiri, jumlah titiknya adalah 12, yang terdiri dari 1 titik panjang, 6 titik biasa di atas titik panjang, dan 5 titik biasa di bawah titik panjang. Kalau padda meterai palsu, jarak titik dan jumlah titik perforasinya tidak konsisten. Jelek lah pokoknya.

6) Lalu pada bagian pita hologramnya, ada bolongan motif bintang. Kalau pada meterai asli, bolongan motif bintang ini berada di tepi pita hologram agak ke bawah. Sementara pada meterai palsu, dia berada di tengah2 pita hologram.

7. Sekarang, balik meterainya. Di sisi belakang meterai asli, seluruh bagiannya bersih berwarna putih. Sementara pada meterai palsu, ada banyak bercak semacam tinta yang tembus, terutama pada bagian pita hologram.

Seperti yang saya sampaikan di awal video, bahwa agen resmi penjualan meterai adalah PT POS INDONESIA. Maka saran saya, sebaiknya beli lah meterai hanya melalui kantor atau agen kantor pos.

Marketplace di Internet banyak yang menawarkan harga meterai yang murah, yang harganya berada di bawah harga nominal. Bisa saya pastikan bahwa meterai yang dijual itu, PASTI PALSU. PT POS Indonesia tidak pernah menjual meterai dengan harga di bawah nominal, meskipun yang membeli melakukan pembelian dalam partai yang sangat banyak. Jadi tidak mungkin ada meterai asli dengan harga di bawah harga nominal. Bagaimana dengan yang jualan meterai yang harganya sama dengan harga nominal?

Tadi saya sudah bilang, kantor pos ga bakal jual meterai di bawah harga nominal. Nah, kalau ada yang jual meterai harganya sama dengan harga yang ditawarkan kantor pos, si penjual itu pasti tetap mau dapat untung kan? Kalau dia jual meterai 6000 harganya sama dengan 6000 juga, kemungkinan dia mendapatkan benda meterai itu di bawah harga 6000, agar bisa mendapatkan untung. Dan kalau benar demikian, maka bisa saya pastikan bahwa meterai yang dia peroleh itu juga adalah meterai palsu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s