Batu Bertuah dan Pengamen

on

“Teman saya mau ambil, tapi saya geser, ga mau saya…”

“Oh… iya, dia tau itu barang bagus…”

“Iya, dia pikir saya tidak tahu… Kan beda ya batu asli sama bukan… Saya punya teman yang punya kekuatan dalam, dia bisa tahu batu mana yang punya kandungan…”

Oh Tuhan, omong kosong apa lagi ini. Baru saja saya berhasil mendapatkan tempat duduk dalam bus yang saya tumpangi menuju Bungurasih. Alih-alih kelegaan, saya malah mendengarkan pembicaraan dari sepasang pria wanita -yang sepertinya baru kenalan- tentang hal yang… seperti itulah.

“Oh iya, batu asli itu kan ada kandungannya ya…?”

“Waktu itu dia pinjam batu saya. Trus, dia pindahkan kandungannya, dia pikir saya ndak tahu. Pas dia kembalikan, langsung saya buang batunya. Dia tanya, kenapa dibuang? Saya jawab, kamu udah pindahkan kandungannya. Dia tanya, kok kamu tahu? Hehe.. ya saya tahu lah. Dia mau kasih kembalikan ke saya, sudahlah saya ndak mau…, buat apa…”

Sementara si wanita hanya berkali-kali mengiyakan dalam kekagumannya. Pembicaraan receh ini rupanya tidak berhenti sampai di situ saja. Si pria melanjutkan pembicaraan dengan topik tradisi kampungnya yang menggelar hajatan khusus. Namun katanya, sayangnya, pada acara terakhir, dia tidak mengundang “sesepuh”. Alhasil, ada warga yang kerasukan, dan tidak ada yang bisa mengobati. Duh,… rasanya ingin sekali mengucapkan kalimat meme popular bergambar mother of dragon-nya GOT itu.

Baru saja saya akan memulai kalimat meme itu ‘hilih….’, tiba -tiba rombongan pengamen langsung menghambur di dekat kami. Bermodalkan gitar kecil, ketipung bahan paralon, dan krecekan botol aqua berisi pasir, mereka menghentakkan seisi bus dengan syair anak jalanan. Alhamdulillah,… pembicaraan pria wanita itu terhenti, dan saya pun terselamatkan dari kata-kata sia-sia. Tiga lagu usai mereka bawakan, saya pun memberikan tips yang lebih besar daripada biasanya, sebagai wujud terima kasih saya kepada mereka.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s