10 Persiapan Trip Keluar Negeri Bersama Bayi

Liburan, sebuah kata benda yang berarti tak menerima panggilan tugas atau menyentuh dokumen apa pun tentang pekerjaan, dikorelasikan dengan baik oleh Syahrini bersama kata-kata “I’m free!” dan “banyak bunga-bunga”, hilang separuh manfaatnya bila tak dilalui bersama keluarga. Luar negeri bisa menjadi pilihan tipe liburan yang bisa dipertimbangkan, mengingat maraknya penerbangan tarif bawah yang berkompetisi mencari penumpang yang menjadikan perjalanan keluar negeri tidak lagi menjadi hal yang mewah.

Anda bisa menemukan banyak testimoni dan pengalaman para penjelajah dunia pada masing-masing blog traveling mereka. Namun anda akan menemui tantangan ketika harus bepergian keluar negeri bersama anggota keluarga yang masih bayi. Bagaimana dan apa saja yang perlu dipersiapkan? Berikut ulasan kami.

1) Tiket Pesawat

Ke negara mana yang akan dituju? Destinasi seperti apa yang diinginkan? Berapa besar budget yang anda siapkan untuk perjalanan anda? Dengan bantuan agen travel atau perencanaan pribadi? Bicarakan bersama pasangan anda untuk hal ini.

Agen travel menyusun jadwal untuk keperluan wisata secara umum, biasanya hanya ditujukan kepada traveler dewasa perseorangan. Agenda yang disusun memuat perjalanan dari pagi hingga petang/malam tanpa break kembali ke hotel. Hal ini tentu saja tidak pas dengan rencana bepergian bersama si bayi yang membutuhkan istirahat di siang hari. Meskipun si bayi hanya duduk di gendongan ataupun stroller, perjalanan sepanjang hari tetap saja membuat si bayi kelelahan. Bila lelah, bayi mudah sekali terganggu pencernaannya. Saran kami, susunlah agenda bepergian anda sendiri, jadikan trip harian anda menjadi dua bagian, di antaranya harus terdapat waktu rebahan di hotel, untuk si bayi, dan akan bermanfaat untuk anda juga.

Bila akhirnya memutuskan bepergian tanpa bantuan agen travel, utamakanlah destinasi negara-negara yang tidak memerlukan visa (kecuali visa on arrival). Visa adalah dokumen ijin tinggal selama periode dan peruntukan tertentu di suatu negara, yang pengurusannya dilakukan melalui perwakilan kedutaan besar negara-negara tersebut. Permohonan visa, bisa jadi diterima, bisa pula ditolak. Cek negera-negara yang bisa dikunjungi tanpa visa di link ini.

2) Paspor
wpid-img20150121015315

No paspor, no abroad traveling. Pastikan buku identitas internasional ini disiapkan. Untuk pembuatan paspor bagi bayi anda, bisa disimak pada artikel kami yang lampau.

3) Voucher Hotel

Akan tidur dimana?

Ingat, ini adalah liburan keluarga bersama si kecil, bukan penjelajahan si petualang backpacker. Pastikan penginapan sudah dibooking dan terbayar sebelum keberangkatan. Mencari penginapan murah, boleh-boleh saja, sepanjang kamarnya bersih, lingkungan yang tidak bising, dan ukuran tempat tidur bisa untuk bertiga bersama bayi. Pastikan juga penginapan yang dituju membolehkan pengunjung bayi.

Hal-hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan untuk memilih penginapan adalah jarak antara hotel dengan stasiun MRT atau pemberhentian bus. Memang lebih baik lagi jika hotel yang dipilih dekat dengan tempat wisata, namun biasanya tempat wisata akan dekat dengan stasiun MRT atau pemberhentian bus. Dibandingkan mencari yang dekat tempat wisata, lebih baik jika dekat dengan stasiun/pemberhentian MRT/bus, hal ini bisa membawa anda ke lebih banyak destinasi wisata di kota tersebut. Tak lupa, jangan sepelekan rating dan testimoni pengunjung hotel yang telah menginap di hotel tersebut sebelumnya. Rating dan testimoni ini banyak dijumpai di banyak website penyedia jasa booking hotel. Pesanlah voucher hotel dari jauh-jauh hari, harga yang ditawarkan bisa menjadi lebih menarik.

4) Pakaian Bayi

Mama papanya jangan heboh sendiri dengan persiapan pakaian masing-masing. Utamakan perlengkapan pakaian bagi sang bayi. Carilah informasi cuaca yang akan berlangsung pada saat liburan. Jika liburan jatuh pada musim dingin, pastikan bayi anda telah memiliki pakaian musing dingin seperti mantel, sweater, selimut, baby cape, sarung tangan, kupluk, gendongan, stroller dan lain sebagainya. Bila harus memilih antara gendongan atau stroller, berdasarkan pengalaman kami, pilihlah gendongan, lebih praktis dan mengurangi beban bawaan anda.

Untuk mempermudah perjalanan, Anda juga mungkin bisa mempertimbangkan untuk membawa popok sekali pakai. Tapi ingat, rutinlah mengganti popok instan ini, setidaknya 4 jam sekali, dan sesegera setelah anak buang air besar.

5) Perlengkapan Mandi

Perlengkapan mandi ayah dan bunda bisa tersedia di kamar hotel, namun saya belum pernah menemukan hotel yang menyediakan perlengkapan mandi bayi. Sediakanlah. Sebaiknya anda tidak berpikir akan mencarinya di minimarket setiba di negara tujuan. Yang pertama, belum tentu ada minimarket yang dekat. Kedua, belum tentu minimarket itu menjual sabun mandi bayi (apalagi minyak telon). Ketiga, kalaupun ada harganya pasti mahal.

Siapkanlah shampoo, sabun mandi, minyak telon, cologne, hair lotion, krim kulit, dan berbagai perlengkapan bayi itu dalam botol kemasan di bawah 100 ml. Bila terlanjur menyiapkan dalam kemasan botol besar (di atas 100 ml), taruhlah di dalam koper yang akan dibagasikan. Botol kemasan di atas 100 ml yang berisi cairan dengan isi berapapun akan disita oleh pihak pengamanan bandara ketika tas melalui scan x-ray apabila tas yang dimaksudkan dibawa ke dalam kabin.

6) Susu, Botol Susu, dan Pembersih Botol

Setiap anak unik dengan pilihan susu yang cocok dengan sensifitasnya usus dan lambungnya masin-masing. Bawalah persediaan susu yang cukup untuk anak anda, jangan lupa botolnya dan cairan pembersih botolnya. Berbahagialah para ibu yang masih menyusui bayinya secara langsung, satu kekhawatiran teratasi. 🙂

7) Obat-obatan

Mulailah merinci kemungkinan penyakit yang bisa mendera ayah, ibu dan sang anak selama liburan nanti, lalu tentu saja, persiapkan obatnya masing-masing.

Khusus persiapan medis untuk anak harus diamankan secara maksimal, mulai dari obat diare, mual, kembung, flu dan batuk, demam, sakit mata, dan vitaminnya.

8) Aplikasi Penting Smartphone

Untuk mempermudah navigasi dan komunikasi selama di luar negeri, pastikan anda telah memasang aplikasi ini pada smartphone anda.
– Google Map
– Google Translate (download bahasa negara tujuan agar aplikasi dapat secara offline). Aplikasi ini akan sangat bermanfaat ketika menemui kebuntuan komunikasi verbal dengan warga negara asing, terutama yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional.

wpid-screenshot_2015-01-22-09-07-27-344

– Aplikasi tourisme negara yang dikunjungi. Aplikasi ini akan mempermudah pembuatan rencana perjalanan liburan anda setiba di negara kunjungan, untuk mengetahui pada spot-spot wisata dan tempat menarik mana yang akan anda kunjungi.

wpid-screenshot_2015-02-01-01-13-13-749

– Aplikasi Moda Transportasi. Aplikasi ini juga telah banyak disediakan oleh negara-negara favorit destinasi liburan. Hal ini akan mempermudah anda untuk mengetahui akan menggunakan moda transportasi apa selama di luar negeri. Aplikasi ini biasanya akan menawarkan alternatif trayek kendaraan umum pilihan dengan estimasi waktu dan tarifnya masing-masing, dari suatu titik mulai perjalanan ke titik tujuan akhir.
wpid-screenshot_2015-02-01-01-15-59-39

Jangan lupa untuk membawa charger, power bank, dan adaptor stop kontak (colokan).

9) Mata Uang Asing

Tentu saja, untuk menghidupi diri di negeri orang haruslah membawa uang yang cukup dengan mata uang yang berlaku di negara tersebut.

Rupiah memiliki nilai tukar yang rendah di luar negeri, bahkan ada yg tidak menerima. Untuk persiapan sebelum berangkat, tukarkan rupiah dengan mata uang asing secukupnya saja, kira-kira untuk keperluan sehari saja. Untuk sisanya, tukarlah rupiah anda dalam mata uang US Dollar. Barulah nanti di negeri orang, tukar Dollar tadi dengan mata uang negara setempat, nilainya jauh lebih baik. Akan menguntungkan kalau anda mempunyai kartu kredit, karena berdasarkan pengalaman, nilai tukar mata uang asing dengan pembelanjaan melalui kartu kredit lebih menguntungkan dibanding dengan menukar tunai di dalam negeri. ATM? Boleh juga, nilai tukarnya juga oke, hanya saja setiap penarikan tunai melalui mesin atm secara internasional dikenakan biaya tambahan.

10) Buatlah Check List

Anda bisa membuat catatan check-list secara manual, atau menggunakan aplikasi note check list untuk menginventarisir semua barang-barang yang harus dibawa dan akan dikemas dalam koper. Buatlah daftar check list dengan sangat rinci, yang bahkan memuat rincian barang deodoran atau peniti jilbab di dalamnya. Centanglah suatu barang hanya jika barang tersebut telah ada di dalam koper.

Meskipun di akhir, namun poin inilah yang paling penting.

Pada akhirnya, anda sendirilah yang paling memahami kebutuhan liburan anda dan keluarga. Untuk kenyamanan, persiapkan dengan baik. Selamat berlibur, semoga aman dan nyaman selaman perjalanan hingga kembali ke tanah air.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. anggi berkata:

    wah, membantu sekali.. rencana mau berangkat juga bareng suami dan anak 7 bulan.. tapi masih bingung untuk makan mpasinya.. waktu itu dedenya pas umur berapa yah diajak jalan?

    Suka

  2. ayah berkata:

    waktu itu umurnya 13 bulan mba 🙂 . semoga lancar perjalanannya ya mba. dan mohon prioritaskan waktu istirahat anak 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s