Bila bunda dan bayi batuk

Bila ayah sakit flu dan atau batuk, ada banyak solusi berupa obat pereda gejala penyakit yang banyak dijual bebas. Bila bunda yang terserang sakit, maka anda wajib was-was. Dan bila sang bayi yang terinfeksi penyakit, maka semua akan panik! Kesimpulannya, anda harus sigap seumpama dua komponen anggota anda ini mengalami nasib kesehatan yang tidak baik.

Flu dan batuk, adalah penyakit sederhana nan mengganggu yang bisa memburuk bila tidak segera diatasi. Chronicle dari penyakit rutin ini biasanya bermula dari menurunnya daya tahan manusia akibat keletihan atau istirahat yang kurang cukup. Indikatornya anda akan mulai bersin dan menghiperaktifkan kelenjar yang ada di dalam rongga hidung yang akan menghasilkan zat yang paling menjengkelkan, ingus.
Nama formalnya pilek.

Setelah pilek menyerang semalaman, keesokan harinya biasanya anda akan bangun dengan dahak menyisa di paru-paru. Bertambah pe-er detoxnya selain harus buang air besar, mengeluarkan segala dahak yang ada. Apabila upaya anda mengeluarkan dahak tidak berhasil, tubuh akan ‘membantu’ keinginan anda melalui respon batuk. Selamat datang batuk.

Kata dokter anak kami, batuk, lebih dianggap sebagai kawan daripada lawan. Karena hanya melalui proses batuklah, secara alami, dahak dapat dibersihkan dari paru-paru kita.

Bila ibu terserang flu dan batuk

Bila sang bunda terserang flu dan atau batuk, untuk mencegah agar bayi tidak terjangkit penyakit yang sama, tindakan awal yang harus bunda lakukan adalah mengenakan masker. Ingat ya, masker, bukan maskara.

Tindakan selanjutnya adalah mengobati flu dan batuk. Apabila bunda masih menyusui, tentu saja, tidak sembarang obat yang diperkenankan. Obat flu yang banyak beredar dan dijual bebas, bila dikonsumsi, akan mengurangi jumlah asi anda. Dokter anak kami, dan 2 apoteker yang saya temui, sepakat, hanya memberikan obat sirup ‘SILEX’ untuk ibu menyusui. Silex ini dianggap aman untuk ibu menyusui karena kandungannya yang berasal dari bhan herbal. Ada lagi sih satu apoteker yang menawarkan obat cap Ibu dan anak, tapi karena petunjuk penggunaannya menggunakan abjad tiongkok, saya memilih obat yang penjelasannya dapat dimengerti saja.

wpid-img_20140525_101219-1

Oh iya bunda, tetaplah memberikan asi kepada anak anda walau anda sedang menderita flu dan batuk. Dokter anak kami berkata, salah besar jika ibu, walaupun sedang sakit flu dan batuk, dijauhkan dari anaknya, apalagi sampai tidak memberikan asinya kepada sang anak. Beliau menjelaskan, ketika kita sedang sakit, jumlah zat kekebalan tubuh atau antibodi di dalam tubuh juga meningkat. Pada ibu menyusui yang sedang menderita flu, zat antibodi ini juga terdapat dan meningkat pada asi. Bila dikonsumsi, daya tubuh sang anak justru menjadi lebih baik.

Bila bayi menderita flu dan batuk

Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti capek juga. Terkadang, walau ayah maupun bunda sudah mengenakan masker, sang anak masih saja bisa terinfeksi penyakit ini. Bila anak anda terserang flu dan batuk, anak anda akan menjadi lebih sering muntah/gumoh. Hal ini disebabkan karena bayi belum mempunyai inisiasi mengeluarkan dahak, dan muntah hanyalah bagian dari reaksi tubuhnya untuk mengeluarkan dahak dari paru-parunya. Saya tidak akan berkata jangan panik, karena memang, sebaiknya anda membawa bayi anda ke dokter anak.

Ketika anda membawa bayi anda berobat ke dokter, rasanya, tidak mungkin dokter akan langsung memberikan obat untuk bayi anda minum. Dokter akan memberikan terlebih dahulu obat balsam atau obat tetes uap. Kegunaannya sama, agar bayi menghirup aroma balsam/uap sehingga membantu meringankan nafas bayi. Kami sendiri menggunakan ‘transpulmin’ untuk anak kami sebagaimana saran dokter.

wpid-img_20140520_100413

Cara menggunakan transpulmin cukup dengan mengoleskan secukupnya di bagian dada dan punggung bayi. Obat ini dijual bebas di apotik, sehingga menurut saran kami, sebelum ke dokter, gunakan terlebih dahulu obat ini sebagai penanganan pertama. Apabila sakit berlanjut, segera hubungi dokter anak anda.

Apabila kondisi batuk anak memburuk, biasanya dokter akan memberikan resep obat tetes untuk diminum anak. Saya tidak akan menuliskan nama obatnya di sini, akan lebih bijak bila anda memperolehnya sebagai rekomendasi dari dokter. Agar dahaknya lebih cepat hilang, barengi juga dengan terapi penguapan atau inhalasi.
wpid-img_20140525_204340

Terlihat menyedihkan memang, tapi jangan khawatir, proses ini tidak akan menyakitkan bayi anda. Oh iya, terapi inhalasi ini hanya bisa efektif apabila dibarengi dengan pemberian obat tetes minum tadi. Mintalah rekomendasi dokter untuk inhalasi agar batuknya lekas sembuh.

Sebagai tindakan pencegahan penyakit flu, batuk, atau penyakit apa pun itu, dokter memberikan 3 petunjuk sederhana. Olahraga yang rutin, istirahat yang cukup, dan lingkungan yang bersih. Untuk lingkungan yang bersih, salah satunya, rutinlah membersihkan filter AC paling tidak 2 minggu sekali.

Mudah-mudahan lekas sembuh dan sehat sekeluarga ya, ayah, bunda. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s