Asuransi untuk anak

Hari gini, wajib hukumnya melindungi pendidikan dan kesehatan anak dengan manfaat asuransi.

Asuransi kesehatan atau pendidikan? Ya dua-duanya lah.

Berat?

Bagaimana kalau kita ganti kata-katanya dengan ‘tabungan’? Lebih terasa ringan?

Jadi gini, mungkin anda bisa saja sedang menabung untuk pendidikan anak anda di masa mendatang, tapi sayangnya tabungan anda mungkin tidak dapat mengimbangi nilai inflasi biaya pendidikan masa depan nanti. Nah, dengan ‘menabung’ di asuransi, ada unsur investasi yang akan menambah nilai tabungan tersebut yang dapat mengimbangi biaya pendidikannya di masa depan.

Lalu, asuransi kesehatan untuk anak. Memang, dalam hal ini, kalau ga ada kejadian, ya ga ada klaim, ya ga terima apa-apa, ya ga bisa minta kembali uang yang telah ditabung. Tapi kalau nanti ada kejadian gimana? Setahu saya, di Indonesia ini, hanya Ade Rai yang tidak pernah dirawat di rumah sakit. Biar lebih ikhlas berasuransi kesehatan, bayangkan saja seperti ini. Mempunyai asuransi kesehatan ibarat menyewa petugas security. Anda tidak perlu berharap kemalingan agar petugas securitynya bisa bekerja memukul malingnya. Kalau anda menabung secara konvensional dan ternyata daya tahan tubuh anak anda karena suatu hal tiba-tiba melemah sehingga terpaksa dirawat di rumah sakit, tabungan anda sekian tahun itu bisa saja ludes dalam semalam. Tidak demikian bila anak anda memiliki asuransi kesehatan, perusahaan asuransi yg akan membayar biaya rumah sakitnya. Ajaib kan?

Minimnya minat masyarakat terhadap asuransi boleh jadi disebabkan oleh agen asuransi yang menteror calon nasabahnya dengan :
1. repetisi telepon yang terlalu sering dan mengganggu jam kerja.
2. Iming-iming manfaat asuransi yang fantastis yang pada akhirnya terkesan membual
3. Menakut-nakuti calon nasabah dengan klausul bilamana terjadi bencana berupa kecelakaan, pemecatan kerja bahkan kematian.

Oke, kita tinggalkan dulu si mas dan mba agen ceriwis, dan kembali ke topik. Untuk anak secara garis besar ada 2 jenis asuransi yang mendasar, pendidikan dan kesehatan, sangat sulit memilih mana yang lebih prioritas. Tapi jangan sedih, sekarang sudah banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk unit-link, yakni memadukan unsur investasi pendidikan sekaligus perlindungan jiwa dan kesehatan, dalam satu iuran rutin. Logikanya, dalam iuran tersebut akan dibagi ke pos kesehatan dan pendidikan, maka ada nilai prosentasi yang harus anda perhatikan. Jangan ragu untuk bertanya dan bernegosiasi sesering mungkin. Minta lah agar porsi unsur polis pendidikannya lebih banyak daripada kesehatan.

Perusahaan asuransi apa yang recommended? Sebelum mencari di luar, tanyakan dulu HRD kantor anda, apakah kantor bekerja sama dengan perusahaan asuransi tertentu untuk kesejahteraan karyawannya. Lebih baik mengutamakan asuransi yang sudah MoU dengan kantor anda, karena biasanya lebih banyak keuntungannya. Namun bila tempat anda bekerja tidak menyediakan hal ini, mulailah mencari informasi tentang perusahaan polis yang pas. Sesuaikan kebutuhan dan budget anda, kami tidak beraksi sebagai agen di sini, use your finger for googling.

Wise man says, mencegah lebih baik daripada….. menyesali.

Iklan

One Comment Add yours

  1. ASURANSI UNTUK ANAK…Artikel yang sangat bagus dan memotivasi..Mampir juga ya di Asuransi Garda Oto, klikgardaoto.com, mygardaoto.com, gardaoto.com – salam-Tri

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s